Pagi ini, suasananya masih sama dengan pagi2 sebelumnya. namun entah mengapa rasanya begitu berbeda. saat mata ini terbuka, tertujulah pada sebuah kertas putih yang menggantung di sebuah tembok. Ya, ternyata hari ini adalah hari ke 20 di bulan Julii. Apa istimewanya..? bagi sebagian orang, mungkin hal yang biasa. tapi tidak untukku. Sapaan hangat itu perlahan menghilang seiring berjalannya waktu. bukan menyesal, namun aku hanya ingin sedikit mengenang. Bukan pula bermaksud mengusik, aku hanya ingin sedikit menyapa.
sedikit lelah memang, kadang aku berfikir, mengapa aku terlahir untuk terluka..? dan Tuhanpun menyadarkanku. Luka ini memang sakit, tetapi dengan luka aku bisa mengharhagai apa itu kasih sayang yang sesungguhnya. mungkin ini jawaban Tuhan atas doaku. karena Tuhan tau, Dia memang tak pernah ditakdirkan untukku..Selamat Pagi 20 Juli... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar